Blog Details

Arsitektur Bangunan

Apa Itu Sertifikasi EDGE dan Bagaimana Cara Mendapatkannya

Sertifikasi EDGE atau Excellence in Design for Greater Efficiencies muncul sebagai standar internasional yang mendorong efisiensi sumber daya dalam konstruksi bangunan. Dikembangkan oleh International Finance Corporation (IFC) sertifikasi ini bertujuan mengurangi dampak lingkungan dengan mengoptimalkan penggunaan energi, air dan material bangunan.

Level dan Persyaratan Sertifikasi EDGE

Sertifikasi ini menawarkan banyak keuntungan, baik dari segi lingkungan maupun ekonomi. Bangunan bersertifikat EDGE di Indonesia diperkirakan dapat mengurangi emisi karbon dioksida hingga 100.000 ton per tahun, setara dengan menanam 1,5 juta pohon. Selain itu, EDGE memiliki beberapa level yang dapat dicapai, tergantung pada sejauh mana bangunan memenuhi kriterianya:

  1. EDGE Certified untuk bangunan yang hemat minimal 20% untuk energi dan air.
  2. EDGE Advanced bagi yang memenuhi level Sertifikasi ditambah penghematan energi on-site minimal 40%. Sertifikat ini juga diakui sebagai “Zero Carbon Ready” dan selaras dengan standar net-zero.
  3. Zero Carbon artinya memenuhi level EDGE Advanced, dengan 100% energi dari sumber terbarukan atau pembelian offset karbon.

Langkah-Langkah Mendapatkan Sertifikasi

Proses mendapatkan Sertifikat EDGE dirancang sistematis dan dapat diakses online. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu diikuti:

  1. Pemodelan Awal dengan Aplikasi EDGE

Aplikasi EDGE yang gratis digunakan untuk memodelkan desain bangunan. Aplikasi ini akan menghitung penghematan energi, air dan material berdasarkan data lokal dan kondisi iklim.

  1. Konsultasi dengan Ahli EDGE

Berkolaborasi dengan ahli EDGE yang tersertifikasi untuk memilih strategi yang paling cost-effective, seperti penggunaan lampu LED, sistem air daur ulang atau material ramah lingkungan.

  1. Pendaftaran dan Dokumentasi

Mendaftarkan proyek dan memilih lembaga sertifikasi juga dilakukan di aplikasi EDGE. Semua dokumentasi desain yang menunjukkan compliance dengan standar EDGE harus diunggah.

  1. Verifikasi dan Audit

Lembaga sertifikasi akan memverifikasi dokumen dan melakukan audit untuk memastikan bahwa bangunan memenuhi kriteria yang ditetapkan. Proses ini mencakup tinjauan desain dan kunjungan lapangan.

  1. Perolehan Sertifikasi

Setelah verifikasi berhasil, sertifikasi awal biasanya diterima dalam waktu sekitar tiga minggu. Untuk level Zero Carbon, diperlukan pengumpulan data operasional setelah satu tahun penggunaan.

Sertifikasi EDGE adalah solusi terbaik untuk membangun gedung hijau dan efisien. Sertifikasi ini membantu mengurangi dampak buruk lingkungan sambil memberikan keuntungan ekonomi. Selain itu, proses mendapatkan sertifikasinya juga tidak sulit.

Tags:

Leave A Comment

All fields marked with an asterisk (*) are required