Blog Details

Perbedaan Neurological Spine Surgeon dengan Neurosurgeon

Berkaitan dengan perawatan tulang belakang, seseorang mempunyai dua pilihan utama untuk berkonsultasi dengan Neurological Spine Surgeon (Dokter Bedah Tulang Belakang Saraf) dengan Neurosurgeon (Ahli Bedah Saraf). Keduanya sama-sama bisa membantu mengatasi berbagai masalah tulang belakang. Mereka melayani operasi tulang belakang serta perawatan lebih ringan. Dokter Bedah Tulang Belakang Saraf juga bisa disebut Ahli Bedah Ortopedi.

Sementara itu, baik itu ahli bedah tulang belakang atau ahli bedah saraf memiliki kualifikasi tinggi. Kendati demikian, terdapat perbedaan yang perlu calon pasien ketahui. Salah satunya dari segi pendidikan dan juga pelatihannya. Untuk mengetahui lebih lanjut, simak ulasannya dalam artikel di bawah ini!

Apa itu Neurological Spine Surgeon dengan Neurosurgeon?

Neurological Spine Surgeon (Dokter Bedah Tulang Belakang Saraf) merupakan dokter yang hanya berfokus pada peningkatan fungsi dan mekanisme sistem muskuloskeletal seperti tulang belakang, tulang, sendi, ligamen, tendon, otot, dan saraf. 

Sedangkan, ahli bedah saraf adalah dokter yang menangani penyakit dan disfungsi sistem saraf pusat. Secara spesifik menangani masalah otak dan sumsum tulang belakang, serta jaringan saraf padat. Intinya, ahli bedah saraf fokus pada otak dan komunikasinya dengan bagian tubuh lainnya.

Pendidikan dan Pelatihan: Ahli Bedah Saraf vs. Ahli Bedah Ortopedi

Ahli bedah saraf dan Neurological Spine Surgeon atau ahli bedah ortopedi mengikuti jalur pendidikan dan pelatihan berbeda. Keduanya menyelesaikan 4 tahun sekolah kedokteran setelah gelar sarjana didapatkan. Kendati demikian, pelatihan pascasarjana sangat berbeda. Ahli bedah saraf menjalani program residensi bedah saraf, yang umumnya berlangsung selama 7 tahun dan fokus pada otak, tulang belakang, dan saraf tepi.

Pelatihan kedua dokter ahli ini menekankan teknik bedah mikro dan penanganan kondisi neurologis kompleks. Di sisi lain, ahli bedah ortopedi menyelesaikan program residensi bedah ortopedi selama 5 tahun dengan cakupan  sistem muskuloskeletal, termasuk tulang, sendi, otot, dan ligamen di tubuh.

Perbedaan dalam Strategi Pemulihan

Selain itu, ahli bedah saraf dan ahli ortopedi juga menerapkan strategi pemulihan berbeda dalam merawat pasiennya. Perlu ingat bahwa banyak ahli bedah saraf bekerja di rumah sakit umum dan swasta. Ini berarti mereka bekerja sama erat dengan tim ahli. Misalnya seperti tim stroke atau tim perawatan kritis internal. Usai operasi pasien, tim tersebut akan mengambil alih manajemen kasus pasien. Bagi pasien yang ingin membangun hubungan berkelanjutan dengan ahli bedah sarafnya, infrastruktur ini mungkin sedikit lebih sulit.

Hal ini justru sebaliknya, ahli bedah ortopedi kerap kali bekerja di praktek swasta, melakukan operasi di pusat bedah atau melalui rumah sakit tempat mereka berafiliasi. Dengan demikian, hal ini sedikit memudahkan pasien jika ingin membangun hubungan lebih lanjut. 

Demikian sedikit ulasan terkait perbedaan antara Neurological Spine Surgeon (Dokter Bedah Tulang Belakang Saraf) dengan Neurosurgeon (Ahli Bedah Saraf). Dengan memahami perbedaan tersebut, pasien tentu akan lebih paham dokter mana yang tepat untuk menangani penyakitnya. Jika saat ini membutuhkan kedua dokter ahli diatas, National Hospital Surabaya menawarkan dokter ahli berpengalaman yang siap membantu semua keluhan pasien terkait hal di atas. Berbekal banyak pengalaman, dokter di rumah sakit ini siap membantu para pasien terutama yang mengalami masalah tulang belakang. 

Tags:

Leave A Comment

All fields marked with an asterisk (*) are required