Fungsi Sertifikasi Bangunan Hijau yang Penting Diketahui
Sertifikasi bangunan hijau mengundang rasa penasaran banyak orang. Pada dasarnya, sertifikasi ini jadi pengakuan resmi bagi bangunan yang sudah menerapkan standar berkelanjutan. Dalam artian, bangunan tersebut dirancang sedemikian rupa dan terbukti ramah lingkungan.
Bangunan hijau ini tidak hanya berdampak positif terhadap lingkungan saja. Akan tetapi, penghuninya juga bisa merasakan keuntungan tersendiri. Baik itu dari segi kesehatan maupun kenyamanannya.
Fungsi Sertifikasi Bangunan Hijau
Berbicara mengenai sertifikasi green building ini, sebenarnya memiliki fungsi beragam. Agar lebih mengenalnya, alangkah baiknya jika mengetahui apa saja kegunaannya. Berikut uraiannya.
Mendorong Pembangunan Berkelanjutan
Salah satu fungsinya tidak lain yaitu untuk mendorong pembangunan berkelanjutan. Hal ini sangatlah penting dan menguntungkan siapa saja yang memiliki properti di Indonesia.
Menciptakan Bangunan Ramah Lingkungan
Fungsinya cukup beragam. Selain untuk mendorong pembangunan berkelanjutan, sertifikasi ini juga berguna dalam menciptakan bangunan ramah lingkungan. Akan jadi keuntungan tersendiri apabila bangunan ramah lingkungan tersebut mendominasi Indonesia.
Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan
Sertifikasi bangunan hijau rupanya juga memiliki peranan penting tersendiri dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan penghuninya. Hal ini karena bangunan hijau lebih aman terhadap lingkungan. Lingkungan tidak akan tercemar sehingga bisa tetap asri.
Lingkungan tersebut tidak akan mengganggu kesehatan ataupun jadi bibit penyakit bagi penghuni bangunan. Bukan tidak mungkin jika kesejahteraan penghuni bisa terjamin. Selain kesehatan dan kesejahteraan, kenyamanan penghuni juga terjamin dengan baik.
Meningkatkan Nilai Properti
Bangunan yang memiliki sertifikasi ini mendapatkan penilaian lebih baik daripada bangunan lainnya. Hal ini karena banyak orang cenderung lebih tertarik suatu bangunan hijau yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, sertifikasi ini bisa meningkatkan nilai properti.
Pada umumnya, bangunan hijau memiliki nilai yang lebih tinggi. Hal ini menguntungkan pemilik properti. Pengembang maupun penyewa juga senantiasa menaruh perhatian cukup serius pada bangunan hijau lantaran peluangnya lebih menjanjikan.
Diakui Telah Memenuhi Standar
Adanya sertifikasi juga berfungsi sebagai bentuk pengakuan bahwa bangunan sudah memenuhi standar. Salah satu standarnya yaitu pengelolaan air. Proses pembangunan ataupun operasional bangunan memiliki sistem pengelolaan air yang baik.
Standar lainnya yaitu berkaitan dengan efisiensi energi. Bangunan hijau memiliki tingkat efisiensi energi yang mumpuni. Lingkungan pun tidak akan mendapatkan dampak negatif dari keberadaan bangunan hijau tersebut.
Lebih lanjut, standarnya juga mencangkup penggunaan bahan bangunan. Bangunan hijau menggunakan material yang ramah lingkungan. Bahkan penggunaannya bisa meminimalisir emisi karbon. Karena hal itu, bangunan hijau tidak akan memperparah pemanasan global.
Dari uraian di atas, tentu tidak lagi penasaran dengan fungsi sertifikasi bangunan hijau. Adanya sertifikasi tersebut tentunya bukan sekedar dokumen semata. Peranannya sangatlah penting sehingga jangan sampai melewatkannya begitu saja. Terlepas dari hal itu, bangunan hijau terbukti menguntungkan penghuni maupun lingkungan sekitarnya.
